GAPTEK, karena penentangan terhadap PLTN tidak pernah berdasarkan analisa terhadap kelemahan/kekurangan teknologi nuklir dibanding alternatif lain, hanya berdasarkan KETAKUTAN tidak beralasan dan membabi-buta. Dibanding sumber energi lain, PLTN termasuk yang paling AMAN, dan didukung oleh data otentik. Penentang PLTN mirip orang yang paranoid naik pesawat biarpun sudah dijelaskan kalau naik pesawat lebih aman dibanding sarana transportasi lainnya.
Kata siapa PLTN merusak lingkungan? Justru PLTN lebih ramah lingkungan dibanding PLTD atau PLTU. Maksudnya takut terjadi seperti Chernobyl? Itu sudah puluhan tahun lalu, om.... Dan ratusan PLTN lain di dunia tidak apa-apa tuh.
Pemanfaatan teknologi nuklir adalah tuntutan perkembangan zaman. Kalau menolak teknologi terus-terusan, kapan mau jadi negara maju. Lagipula PLTN di masa depan tidak mungkin bisa dihindari. Kira-kira punya alternatif energi apa ? Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (Migas, batubara) pasti akan habis, alternatif energi lainnya (energi surya, angin, pasang, fuel cell dll) belum praktis dan masih mahal. Semakin ditunda malah semakin terbelakang dalam bidang teknologi nuklir. Kalau sudah krisis energi baru serabutan cari solusinya.
OK, potensi yang dikembangkan di pedalaman tadi, kira-kira berapa MW energi yang dapat dihasilkan? Untuk berapa lama? Bisa diterapkan di tempat lain? Apakah benar-benar bebas efek samping? Teknologi seperti apa yang dipakai?
http://forum.detik.com/showthread.php?t=19002&page=13


1 komentar:
Ditengah semua negara dunia sudah berlomba menciptakan PLTN untuk negaranya, sungguh disayangkan jika banyak masyarakat Indonesia menolak hanya karena alasan savety. Dengan kajuan teknologi sebegitu tinggi, jelas kekhawatiran itu bisa diminimalisir
Posting Komentar